Rig Veda Sukta 57
Mandala 3Sukta 576 Mantras

Sukta 57

Sukta 3.57

Rishi

Viśvāmitra Gāthina (attributed for RV 3.57)

Devata

Indra-Agni (dual), with the Cow/Manīṣā motif central

Chandas

Triṣṭubh (probable; verify metrically)

Himne ini memuji kuasa berpasangan Indra–Agni sebagai para penemu dan pemilik yang teguh atas “Sapi” ilham (manīṣā), suatu aliran yang memberi santapan, wawasan, dan kemenangan. Himne ini menautkan pencerahan puitik dengan tindakan kurban—terutama pemerasan Soma—agar kelimpahan yang tersembunyi terangkat menuju para dewa dan kembali sebagai tuntunan, kemakmuran, serta “budi yang baik” yang bersifat universal.

Mantras

Mantra 1

प्र मे विविक्वाँ अविदन्मनीषां धेनुं चरन्तीं प्रयुतामगोपाम् । सद्यश्चिद्या दुदुहे भूरि धासेरिन्द्रस्तदग्निः पनितारो अस्याः ॥

Ke hadapanku, sang arif menemukan ilham-budi: Sang Sapi yang bergerak, jauh digiring dan tanpa penjaga. Seketika ia memerah keluar santapan melimpah dari hakikatnya; Indra dan Agni-lah para pencari dan pemiliknya.

Mantra 2

इन्द्रः सु पूषा वृषणा सुहस्ता दिवो न प्रीताः शशयं दुदुह्रे । विश्वे यदस्यां रणयन्त देवाः प्र वोऽत्र वसवः सुम्नमश्याम् ॥

Indra dan Pūṣan, dua banteng perkasa bertangan baik, memerah manis yang bersemayam—bagai langit yang bersukacita. Ketika semua dewa bersenang dalam dirinya, semoga kami di sini meraih anugerahmu, wahai para Vasu.

Mantra 3

या जामयो वृष्ण इच्छन्ति शक्तिं नमस्यन्तीर्जानते गर्भमस्मिन् । अच्छा पुत्रं धेनवो वावशाना महश्चरन्ति बिभ्रतं वपूंषि ॥

Wahai para saudari yang mencari Śakti (Kekuatan) dari Yang Perkasa, sambil bersujud mereka mengenali janin (garbha) di dalam ini. Memanggil menuju Sang Putra, para sapi (dhenu) melenguh; mereka bergerak dalam Yang Mahaluas, sambil memanggul rupa-rupa wujud mereka.

Mantra 4

अच्छा विवक्मि रोदसी सुमेके ग्राव्णो युजानो अध्वरे मनीषा । इमा उ ते मनवे भूरिवारा ऊर्ध्वा भवन्ति दर्शता यजत्राः ॥

Kepada Langit dan Bumi, keduanya yang teguh-terpasang, aku ucapkan sabda—dengan ilham budi, memasangkan batu pemeras (grāvan) dalam yajña. Ini semua bagimu, wahai Manusia-Pemikir (manu), kaya anugerah yang diidamkan, bangkit ke atas—tampak nyata dan layak dipersembahkan.

Mantra 5

या ते जिह्वा मधुमती सुमेधा अग्ने देवेषूच्यत उरूची । तयेह विश्वाँ अवसे यजत्राना सादय पायया चा मधूनि ॥

Lidahmu itu, penuh madu dan berdaya-budi luhur, wahai Agni, di antara para dewa disebut sebagai yang luas-bercahaya. Dengan itu, di sini dudukkanlah semua daya yang patut dipuja untuk pertolongan kami, dan buatlah mereka meminum kemanisan-kemanisan.

Mantra 6

या ते अग्ने पर्वतस्येव धारासश्चन्ती पीपयद्देव चित्रा । तामस्मभ्यं प्रमतिं जातवेदो वसो रास्व सुमतिं विश्वजन्याम् ॥

Wahai Agni, arus-Mu—laksana derasnya aliran gunung—mengalir tanpa henti, beraneka cemerlang, yang membuat semua makhluk bertumbuh. Anugerahkan kepada kami tuntunan yang jernih itu, wahai Jātavedas, wahai Vasu; karuniakan budi yang baik, yang bagi segenap bangsa.

Frequently Asked Questions

In Vedic poetry the Cow often symbolizes a hidden source of wealth and insight. Here it especially represents manīṣā—an inspired, fruitful thought that, once found, “yields” nourishment and success through Indra–Agni.

Manīṣā is inspired intelligence or poetic insight—clear understanding that guides right action. The hymn presents it as something discoverable and productive, like a cow or a flowing stream.

One verse explicitly mentions yoking the pressing-stones (grāvan) in the adhvara (rite). The hymn links correct pressing and offering to the rising of gifts to the gods and the return of guidance, prosperity, and good-mindedness.

Read Rig Veda in the Vedapath app

Scan the QR code to open this directly in the app, with audio, word-by-word meanings, and more.

Continue reading in the Vedapath app

Open in App