Purohita-Niyoga and the Brahma–Kṣatra Concord
Aila–Kaśyapa Saṃvāda
नात्र पारं लभते पारगामी महागाधे नौरिव सम्प्रपन्ना । चातुर्वर्ण्य भवति हि सम्प्रमूढं प्रजास्तत: क्षयसंस्था भवन्ति
kāśyapa uvāca |
nātra pāraṃ labhate pāragāmī mahāgādhe naur iva samprapannā |
cāturvarṇyaṃ bhavati hi sampramūḍhaṃ prajāḥ tataḥ kṣayasaṃsthā bhavanti ||
Kāśyapa berkata: “Dalam keadaan demikian, bahkan orang yang mampu menyeberang pun tak mencapai seberang—laksana perahu yang pecah di samudra yang luas dan tak terduga. Demikian pula manusia gagal menuntaskan perjalanan hidupnya dengan selamat dan cakap. Kekacauan menutupi masyarakat dari empat varṇa, dan dari kebingungan itu tatanan merosot menuju kehancuran dan luluh.”
कश्यप उवाच
When collective delusion overtakes society, even capable individuals cannot successfully navigate life; confusion in the fourfold social order leads to systemic decline and eventual dissolution.
Kāśyapa uses a vivid metaphor—an unseaworthy boat in a deep ocean—to explain how, in a corrupted or confused social condition, people lose direction and society (including the cāturvarṇya framework) moves toward decay.