Purohita-Niyoga and the Brahma–Kṣatra Concord
Aila–Kaśyapa Saṃvāda
उभावेतौ नित्यमभिप्रपन्नौ सम्प्रापतुर्महतीं सम्प्रतिष्ठाम् । तयो: संधिभिद्यते चेत् पुराण- सतत: सर्व भवति हि सम्प्रमूढम्
ubhāv etau nityam abhiprapannau samprāptur mahatīṃ sampratiṣṭhām | tayoḥ sandhir bhidyate cet purāṇaḥ satataḥ sarvaṃ bhavati hi sampramūḍham ||
Kāśyapa berkata: “Ketika dua komunitas ini senantiasa saling bergantung—saling berlindung satu sama lain—mereka meraih kedudukan dan keteguhan yang agung. Namun bila ikatan persahabatan mereka yang purba dan telah lama tegak itu terputus, maka seluruh dunia terus-menerus diliputi kebingungan, tak tahu apa yang seharusnya dilakukan.”
कश्यप उवाच
Mutual dependence and sustained concord between two groups creates stability and honor; breaking an old alliance (sandhi) destabilizes society and produces widespread moral and practical confusion.
Kāśyapa delivers a counsel on social and political ethics: he highlights how two allied parties prosper through continued mutual support, and warns that rupturing their traditional friendship leads to disorder and collective bewilderment.