युद्धसंग्रहः
Kurukṣetra Campaign in Summary
स नगो वेश्मसंकीर्णो देवलोक इवाबभौ । वीरवर! उस पर्वतपर प्रण्यानुष्ठानके लिये बहुत-से गृह और आश्रम बने थे
sa nagaḥ veśma-saṅkīrṇo devaloka ivābabhau |
Vaiśaṃpāyana berkata: Gunung itu, padat oleh banyak kediaman, tampak bersinar laksana alam para dewa. Wahai pahlawan utama, di sana didirikan banyak rumah dan pertapaan untuk pelaksanaan laku suci, dihuni oleh orang-orang berbudi dan berpunya. Dalam perayaan besar di Gunung Raivataka, tempat itu menjadi arena rekreasi bagi para kesatria Vṛṣṇi; dan karena lerengnya dipenuhi tak terhitung tempat tinggal, seluruh kawasan gunung itu tampak semarak bagaikan surga.
वैशम्पायन उवाच
The verse highlights how righteous conduct and sacred observances (performed in āśramas by puṇyātmans) can sanctify a place, making it resemble ‘devaloka’. It implicitly commends disciplined celebration—festivity aligned with dharma—rather than indulgence divorced from spiritual purpose.
Vaiśampāyana describes Mount Raivataka during a great festival: the mountain is packed with houses and hermitages for religious observances, inhabited by virtuous people, and it serves as a leisure-ground for the heroic Vṛṣṇis; the crowded, radiant scene is compared to heaven.