पात्रलक्षण-परिक्षा (Pātra-Lakṣaṇa Parīkṣā) — Criteria for a Worthy Recipient
ब्राह्मणं जातिसम्पन्नं धर्मज्ञं संशितं शुचिम् । अपरेषां परेषां च परेभ्यश्रैव येडपरे
brāhmaṇaṁ jātisampannaṁ dharmajñaṁ saṁśitaṁ śucim | apareṣāṁ pareṣāṁ ca parebhyaś caiva ye ’pare ||
Vāyu berkata: “Hendaknya diinginkan pula hadirnya seorang brāhmaṇa yang lahir dari keturunan mulia, mengetahui dharma, teguh dalam disiplin, dan suci. Di antara yang ‘rendah’ dan yang ‘tinggi’—bahkan di antara yang lebih tinggi lagi—para brāhmaṇa dipandang sebagai yang tertinggi. Orang yang dipuji oleh brāhmaṇa demikian akan bertumbuh; sedangkan yang mencela brāhmaṇa segera jatuh dalam kekalahan.”
वायुदेव उवाच
The verse teaches that society should value and support disciplined, pure, dharma-knowing Brahmins, and that honoring such learned and virtuous people leads to prosperity, while disparaging them leads to swift decline.
Vāyu is speaking in a didactic context, emphasizing the superior esteem accorded to Brahmins and the practical consequences—growth through their approval and defeat through their condemnation—thereby reinforcing norms of reverence toward dharma-authorities.