Śiva-stavarāja: Upamanyu’s Preface and Initiation of the Śarva-Nāma Enumeration
Anuśāsana-parva 17
यज्ञानामपि यो यज्ञ: शिवानामपि य:ः शिव: । रुद्राणामपि यो रुद्र: प्रभा प्रभवतामपि
yajñānām api yo yajñaḥ śivānām api yaḥ śivaḥ | rudrāṇām api yo rudraḥ prabhā prabhavatām api ||
Vāyu berkata: “Dia adalah kurban suci di antara segala kurban; Yang Mahamujur di antara segala kemujuran; Rudra di antara para Rudra; dan kilau bahkan bagi yang berkilau. Dengarkan dariku seribu delapan nama Bhagavān Śiva yang bercahaya tak terukur—Ātman semua makhluk—dari-Nya dunia-dunia lahir dan ke dalam-Nya akhirnya melebur. Wahai yang terbaik di antara manusia, dengan mendengarnya saja engkau akan meraih pemenuhan segala hasratmu.”
वायुदेव उवाच
The verse presents Śiva as the supreme principle present at the summit of every category—sacrifice, auspiciousness, divine power, and radiance—implying that devotion and remembrance of Śiva (here, through hearing his names) is a direct means to spiritual and worldly fulfillment.
Vāyu is speaking in praise of Śiva, identifying him as the highest reality and announcing the forthcoming recitation of Śiva’s 1008 names, promising that mere hearing of this hymn grants the listener the attainment of desired aims.