कीर्तयन् प्रयत: सर्वान् सर्वपापै: प्रमुच्यते । इसी प्रकार नन्दीश्वर
kīrtayan prayataḥ sarvān sarvapāpaiḥ pramucyate |
Bhīṣma berkata: “Barangsiapa dengan pengendalian diri dan niat yang suci melantunkan semua nama ini, ia terbebas dari segala dosa. Demikianlah, mengingat dengan bhakti Nandīśvara, sang bertubuh agung, pemimpin bala, Tuhan berpanji lembu; Gaṇeśa, penguasa segala loka—Vināyaka—beserta gaṇa yang lembut, gaṇa Rudra, gaṇa yoga, gaṇa bhūta; rasi bintang, sungai-sungai, langit; Garuḍa raja burung; para mahātmā yang mencapai siddhi lewat tapa di bumi; makhluk yang tak bergerak dan yang bergerak; Himālaya dan segala gunung; empat samudra; para pengiring Śaṅkara yang setara keberaniannya; serta Viṣṇu, Jiṣṇu, Skanda, dan Ambikā—menghapus seluruh dosa bagi orang yang menyebut nama-nama mereka dengan hati yang murni.”
भीष्म उवाच
Disciplined and sincere recitation of sacred names (nāma-kīrtana) is presented as a powerful means of moral and spiritual purification, capable of removing sin when done with a pure intention.
Bhīṣma is instructing on religious practice and expiation: he lists divine beings, Śiva’s hosts, cosmic elements, and revered figures, stating that chanting their names with purity frees a person from all sins.