Rudra-Śiva: Names, Two Natures, and the Logic of Epithets (रुद्रनाम-बहुरूपत्व-प्रकरणम्)
विमुक्त: सर्वसज्ञेषु स्नेहबन्धेषु च द्विज: । आत्मन्येवात्मनो भावं समासज्जेत वै द्विज:
vimuktaḥ sarvasaṅgeṣu snehabandheṣu ca dvijaḥ | ātmany evātmano bhāvaṃ samāsajjet vai dvijaḥ ||
Śrī Maheshvara bersabda: “Seorang dwija yang menjadi renunsiata hendaknya bebas dari segala bentuk keterikatan dan dari belenggu kasih-kelekatan. Dengan menegakkan gerak batin hanya di dalam Diri, hendaknya ia menambatkan kesadaran pada Diri semata. Demikian, terlepas dari jerat-jerat dunia, ia menempuh laku perenungan ke dalam, bukan bergantung pada sandaran luar.”
श्रीमहेश्वर उवाच
The verse teaches vairāgya (detachment): a renunciant should abandon all clinging and emotional bondage, and concentrate the mind inwardly on the Self alone, making inner contemplation the center of spiritual life.
Śrī Maheśvara is instructing a dvija (an initiated ascetic) on the proper conduct of saṃnyāsa: freedom from worldly ties and steady inward fixation of consciousness on the ātman.