Drupada’s Instruction to the Purohita for the Kaurava Embassy (द्रुपदोपदेशः दूतप्रेषणम्)
द्विजेषु वैद्या: श्रेयांसो वैद्येषु कृतबुद्धयः । कृतबुद्धिषु कर्तार: कर्तषु ब्रह्मवादिन: २ ।। ब्राह्मणोंमें विद्वान, विद्वानोंमें सिद्धान्तके जानकार, सिद्धान्तके ज्ञाताओंमें भी तदनुसार आचरण करनेवाले पुरुष तथा उनमें भी ब्रह्मवेत्ता श्रेष्ठ हैं
dvijeṣu vaidyāḥ śreyāṃso vaidyeṣu kṛtabuddhayaḥ | kṛtabuddhiṣu kartāraḥ kartṛṣu brahmavādinaḥ || 2 ||
Drupada menyatakan suatu hierarki keunggulan: “Dalam kalangan dwija, yang benar-benar berilmu adalah lebih utama; dalam kalangan yang berilmu, yang pemahamannya teguh pada ajaran yang benar adalah lebih utama; dalam kalangan yang pemahamannya teguh, yang beramal menurutnya adalah lebih utama; dan dalam kalangan para pelaku itu, para mengetahui serta penghuraian Brahman adalah yang tertinggi.”
दुपद उवाच
Excellence is graded from birth-status to learning, from learning to settled discernment, from discernment to consistent action, and finally to realization/teaching of Brahman—implying that lived dharma and spiritual insight surpass mere scholarship or social identity.
In Udyoga Parva’s pre-war deliberations, Drupada speaks in a reflective, evaluative tone, emphasizing what kinds of people are truly ‘श्रेष्ठ’ (superior), thereby framing counsel and decision-making around dharma, competence, and spiritual maturity rather than rank alone.