कपिल–स्यूमरश्मि संवादः
Kapila and Syūmaraśmi on Renunciation, Householder Support, and Epistemic Authority
नद्यां चेह यथा काष्ठमुहामानं यदृच्छया । यदृच्छयैव काछ्लेन सन्धिं गच्छेत केनचित्
nadyāṃ ceha yathā kāṣṭham ūḍhamānaṃ yadṛcchayā | yadṛcchayaiva kāṣṭhena sandhiṃ gacchet kenacit ||
Seperti di sini sebatang kayu dihanyutkan di sungai semata-mata oleh kebetulan, dan oleh kebetulan yang sama ia bersentuhan lalu berpaut dengan sebatang kayu yang lain; demikian juga pertemuan dan pergaulan di dunia sering terjadi tanpa rancangan yang disengajakan. Maka orang bijaksana tidak patut membina kesombongan, kebencian, atau keterikatan atas hal yang kebetulan semata, tetapi hendaklah bertindak dengan keteguhan dan pertimbangan dalam dharma.
तुलाधार उवाच
Tūlādhāra teaches that many encounters and connections arise by mere chance, like logs meeting in a river; therefore one should not base strong attachment, enmity, or ego on such accidental conjunctions, but remain grounded in dharma and clear judgment.
In Śānti Parva’s dialogue, Tūlādhāra speaks in a didactic tone, using a simple natural simile (logs drifting and meeting) to explain the contingent nature of worldly associations and to guide the listener toward steadiness and non-attachment.