Adhyāya 118: Saciva-parīkṣā
Testing and Appointment of Ministers/Servants
थ्वा त्वं द्वीपित्वमापन्नो द्वीपीव्याप्रत्वमागत:,“अरे! तू पहले कुत्ता था, फिर चीता बना, चीतेसे बाघकी योनिमें आया, बाघसे मदोन्मत्त हाथी हुआ, हाथीसे सिंहकी योनिमें आ गया, बलवान् सिंह रहकर फिर शरभका शरीर पा गया
tvaṃ tvam dvīpitvam āpanno dvīpīvyāpratvam āgataḥ
Bhīṣma berkata: “Engkau telah memasuki keadaan sebagai harimau bintang (leopard), dan dari harimau bintang itu engkau maju lagi—demikianlah engkau bergerak melalui kelahiran-kelahiran binatang yang berturut-turut. Dahulu engkau seekor anjing, kemudian harimau bintang, lalu masuk ke rahim harimau; dari harimau engkau menjadi gajah yang mabuk berahi; dari gajah engkau masuk ke rahim singa; dan setelah menjadi singa yang perkasa, engkau sekali lagi memperoleh tubuh Śarabha.”
भीष्म उवाच
The verse illustrates saṃsāra governed by karma: moving into stronger or more dominant bodies is still bondage to birth, and ethical purification—not mere power or predatory success—is what leads beyond repeated embodiment.
Bhīṣma addresses a being (or interlocutor) by recounting its sequence of animal incarnations—dog to leopard to tiger to elephant to lion to śarabha—using the progression as a didactic example about the continuity of rebirth and the consequences of one’s tendencies and actions.