Pitṛ-śrāddha-haviḥ-phala-nirdeśa
Offerings for Ancestors and Their Stated Results
बिलवासं गतांश्रैव निराहारानचेतस: । गतासूनपि संशुष्कान् भूमि: संधारयिष्यति
bilavāsaṃ gatāṃś caiva nirāhārān acetasaḥ | gatāsūn api saṃśuṣkān bhūmiḥ saṃdhārayiṣyati ||
Bhīṣma berkata: Bahkan mereka yang pergi tinggal di lubang dan gua—tanpa makanan, hilang kesedaran—ya, bahkan jasad yang sudah tidak bernyawa dan kering sekalipun, bumi tetap akan menanggung dan menyokongnya. Maksudnya ialah membangkitkan sikap lepas-ikat: dunia terus memikul yang beku dan ditinggalkan; maka janganlah melekat pada tubuh atau sekadar kelangsungan hidup sebagai kebaikan tertinggi, tetapi carilah yang benar-benar menyokong—dharma dan kefahaman yang benar.
भीष्म उवाच
The verse stresses impermanence and non-attachment: even lifeless, dried bodies are borne by the earth, so one should not treat the body or mere physical endurance as the ultimate aim; instead, one should pursue dharma and inner clarity.
Bhīṣma, in his instruction to the listener in the Anuśāsana Parva, uses a stark image—ascetics or abandoned beings in caves, starving and senseless, even dead—to underline how the world continues regardless, reinforcing a teaching on renunciation and right priorities.