Adhyaya 237
Uttara KhandaAdhyaya 2370

Adhyaya 237

Narration of the Varāha (Boar) Incarnation

Rudra (Mahadewa) menuturkan kepada Dewi Pārvatī bahwa di Śvetadvīpa, di kediaman Hari, para penjaga gerbang Jaya dan Vijaya menyinggung para Kumāra (Sanaka dan lainnya). Karena kutukan para Kumāra, mereka harus turun ke kelahiran-kelahiran tertentu; namun Bhagavān mengaruniakan agar meski lahir dalam keadaan penuh pengabdian dan permusuhan, bhakti mereka tetap tak terputus. Kejatuhan ini terhubung dengan putra-putra Diti—Hiraṇyakaśipu dan Hiraṇyākṣa—menunjukkan sebab avatāra dari pelanggaran kosmis menjadi kemunculan asura di bumi. Hiraṇyākṣa menyeret Bumi dengan ganas ke Rasātala. Para Deva berlindung pada Nārāyaṇa. Viṣṇu menjelma sebagai Varāha, membunuh sang raksasa, mengangkat dan memulihkan Bumi, lalu dipuji dengan stotra yang menyamakan-Nya dengan Veda (Ṛg/Sāma/Yajur) serta Oṃkāra. Di akhir, ada anjuran bhakti: melafalkan himne-himne ini dan bangun pagi membawa kemakmuran; kemudian Rudra beralih menuju kisah Narasiṁha.

Shlokas

No shlokas available for this adhyaya yet.