
The Account of Puṇḍarīka and Bharata: Puṣkara Tīrtha’s Liberating Grace (with Godāvarī Snāna and Dāna)
Bab ini dibuka dengan pujian Nārada Muni atas kemuliaan Tīrtha Puṣkara yang menakjubkan. Dikatakan bahwa tempat suci ini menganugerahkan rahmat Śiva dan menyenangkan Viṣṇu; bahkan Viṣṇu pernah tinggal sebulan di rumah Puṇḍarīka. Karena daya pembebas Puṣkara, adik Puṇḍarīka yang penuh dosa, Bharata, pun memperoleh mokṣa. Kisah lalu menuturkan Mālava, seorang brāhmaṇa dari Vidarbha yang berbhakti kepada Viṣṇu, melakukan perjalanan pada masa mujur ketika Jupiter berada di Leo untuk mandi suci di Godāvarī dan memberi dāna emas hanya kepada penerima yang layak. Ia memilih Puṇḍarīka—keponakannya—sebagai pātra yang ideal, menyerahkan setengahnya, dan Puṇḍarīka kembali berdāna kepada para brāhmaṇa śrotriya. Dalam perjalanan pulang, Puṇḍarīka mendapati Bharata terluka parah. Bharata wafat, lalu naik ke alam luhur dengan vimāna ilahi; ia mengakui dosa-dosa beratnya, namun menisbatkan pencapaiannya pada anugerah Puṣkara—menunjukkan kuasa tīrtha yang berpadu dengan pertobatan dan arah bhakti.
No shlokas available for this adhyaya yet.