
Gītā Māhātmya: The Suśarmā Narrative and the Merit of Reciting the First Chapter
Pārvatī memohon penjelasan tentang kemuliaan Bhagavad Gītā. Mahādeva menjawab dengan menuturkan dialog kuno antara Viṣṇu dan Lakṣmī: Lakṣmī bertanya mengapa Viṣṇu berbaring di Samudra Susu. Viṣṇu menerangkan bahwa Ia tenggelam dalam penyerapan batin, memandang wujud-Nya sebagai Maheśvara; lalu disampaikan ajaran tentang Ātman yang melampaui dualitas dan batas-batas konsep. Bab ini memuliakan Gītā sebagai sari Veda dan śāstra yang “dikocok” oleh Vyāsa, serta sebagai “tubuh” ilahi berisi delapan belas bab, yang kalimat-kalimatnya memutus jerat saṃsāra. Diajarkan pula pahala: bahkan mempelajari sebagian saja memberi kedudukan rohani yang agung. Kisah Suśarmā—jatuh, lahir kembali, lalu disucikan melalui mendengar/melafalkan bab pertama Gītā—menegaskan bahwa pembebasan pun dapat diraih, bahkan oleh para perumah tangga.
No shlokas available for this adhyaya yet.