
Liberation of the Rākṣasa (The Greatness of Māgha Bathing at Prayāga/Veṇī)
Adhyaya 127 memaklumkan keutamaan luar biasa Māgha-snāna, terutama ketika Matahari berada di Makara (Capricorn). Air dipandang sebagai penyuci yang hakiki, dan bulan Māgha disebut paling utama untuk segala laku suci. Dijelaskan tata cara vrata: mandi di alam terbuka, menahan makan, memuja Viṣṇu tiga kali sehari, mempersembahkan pelita yang tak padam, melakukan homa dengan ghee dan wijen, serta banyak dāna (minyak, kapas, selimut, pakaian, makanan, bahkan sedikit emas) dan ditutup dengan udyāpana yang selaras dengan Ekādaśī. Kemuliaan tīrtha dipaparkan bertingkat—mandi di rumah, lalu sumur/kolam/sungai, devakhāta, hingga pertemuan sungai—dan puncaknya adalah Prayāga/Veṇī (Gaṅgā–Yamunā–Sarasvatī/Sitā–Asitā) sebagai tempat yang membakar dosa. Dalam kisah teladan, tapa Māgha Kāñcanamālinī menghasilkan pahala yang dapat dialihkan; dengan pahala itu seorang rākṣasa tua terbebaskan dan memperoleh wujud ilahi. Disebut pula contoh Indra yang disucikan di Sitāsita. Penutupnya memuji mendengarkan ajaran ini sebagai pelindung dan penumbuh dharma.
No shlokas available for this adhyaya yet.