
The Episode of Devaśarmā: Virtuous Progeny, Greed, and Viṣṇu’s Grace (within Vaiśākha-māhātmya)
Dalam adhyaya ini, Devaśarmā, seorang brāhmaṇa berumah tangga, atas nasihat istrinya Sumanā, tidak mengejar kekayaan, melainkan memohon seorang putra tunggal yang saleh, berjiwa Vaiṣṇava, dan mampu menebus garis keturunan. Ia mendatangi resi Vasiṣṭha dan bertanya mengapa kemiskinan muncul serta mengapa anak-anak kadang tidak membawa kebahagiaan. Vasiṣṭha menjelaskan ikatan-ikatan hubungan, lalu memaparkan tanda-tanda “putra yang layak”: berkata benar, belajar Veda, dermawan, mengendalikan diri, dan berbhakti kepada Viṣṇu. Ajaran kemudian beralih menjadi diagnosis karma: Devaśarmā diberi tahu bahwa pada kelahiran lampau ia dikuasai keserakahan, menolak sedekah, melalaikan śrāddha dan pemujaan, serta menimbun harta bahkan saat kesusahan. Penutupnya menegaskan bahwa kesejahteraan rumah tangga, pasangan, dan keturunan pada akhirnya bergantung pada keridaan (prasāda) Śrī Viṣṇu, bukan semata-mata usaha manusia.
No shlokas available for this adhyaya yet.