
Glory of Vaiśākha: The Debt-Bound / Enemy-Son Typology and the Turn to Detachment
Adhyaya ini dibuka oleh Sumana dengan gagasan “putra yang terikat oleh utang”—ikatan keluarga yang terbentuk karena kewajiban dan jerat karma. Lalu dipaparkan sosok “putra-musuh”: tampak dekat seperti anak/saudara/teman, namun batinnya jahat—gemar kenikmatan, kecanduan judi, suka mencuri, kasar dalam ucapan, dan kejam terhadap orang tua; bahkan setelah orang tua wafat ia mengabaikan śrāddha dan sedekah. Ajaran kemudian beralih ke dharma yang benar: membesarkan anak dengan kasih, mendidik dengan disiplin, memuliakan orang tua, melaksanakan śrāddha termasuk piṇḍa-dāna, serta menunaikan ṛṇa-traya (tiga hutang suci). Pada penutup, pembahasan meluas ke vairāgya dan sikap tidak melekat—mempertanyakan klaim kepemilikan atas keluarga dan harta di bawah kuasa Māyā—dan berakhir dengan kolofon dalam rangka Vaiśākha Māhātmya.
No shlokas available for this adhyaya yet.