Adhyaya 52
Patala KhandaAdhyaya 520

Adhyaya 52

Suratha’s Victory (Binding of Hanūmān and Battle with Śatrughna)

Setelah Campaka gugur, Raja Suratha—diliputi duka namun menyala oleh amarah—memanggil Hanūmān dan menantangnya. Hanūmān menegaskan dirinya sebagai dāsa Śrī Rāma dan memperingatkan bahwa kekuatan semata tak dapat benar-benar membelenggunya, sebab Rāma akan membebaskannya. Pertempuran pun memuncak; Hanūmān mematahkan banyak busur dan menghancurkan banyak kereta perang. Suratha lalu melepaskan astra-astrā agung: Pāśupata sempat mengikat Hanūmān, tetapi ikatan itu pecah oleh smaraṇa kepada Rāma; senjata Brahmā bahkan ditelan Hanūmān. Akhirnya Suratha menggunakan Rāmāstra, dan karena itulah kuasa Sang Tuan, Hanūmān terikat. Sesudahnya Puṣkala bertarung melawan Suratha hingga roboh; Śatrughna masuk, terjadi saling balas senjata—Agni dilawan Varuṇa, serta panah yang menimbulkan delusi dan tidur. Adhyāya ini menegaskan bahwa kemenangan dan keselamatan bergantung pada ingatan suci kepada Śrī Rāma, bukan semata-mata pada daya perang.

Shlokas

No shlokas available for this adhyaya yet.