
The Departure of the Aśvamedha Horse
Adhyaya 46 berlangsung dalam bingkai dialog Śeṣa–Vātsyāyana sebagai bagian dari siklus Rāmāśvamedha. Rāma tiba dan disambut oleh Śatrughna; kehadiran Hanumān membangkitkan rasa hormat dan meneguhkan Rāma sebagai pelindung para bhakta. Sesudah itu muncul rangkaian pujian bergaya stotra: Sang Puruṣa Tertinggi melampaui prakṛti, namun tetap menjalankan penciptaan, pemeliharaan, dan peleburan; ungkapan tiga-fungsi bernuansa Śiva juga disinggung. Pembahasan beralih pada penebusan dosa dan batas-batas atonemen ritual, lalu menuju rekonsiliasi: Pārvatī dan teks memperingatkan bahwa memisahkan Śiva dan Viṣṇu membawa akibat neraka. Śiva menghidupkan kembali Raja Vīramaṇi beserta putra-putranya dan memerintahkan mereka bersujud kepada Rāma; sang raja pun melepaskan kerajaannya. Kuda Aśvamedha dilepas dan diikuti; Rāma lenyap dari kereta permata. Penutupnya mengajarkan bahwa mendengar kisah-kisah suci ini melenyapkan duka duniawi.
No shlokas available for this adhyaya yet.