Adhyaya 22
Kriyayoga SaraAdhyaya 220

Adhyaya 22

The Glory of Ekādaśī: Sin, Food-Taboo, Vigil, and the Complete Vrata Procedure

Adhyaya ini dibuka dengan permohonan untuk mendengar buah (pahala) dan tata cara Ekādaśī secara lengkap—dinyatakan sebagai vrata yang paling utama. Lalu dikisahkan asal-usulnya: Bhagavān Viṣṇu menciptakan Pāpapuruṣa, menetapkan neraka-neraka, mengunjungi Yama, dan menyaksikan ratapan para pendosa. Karena belas kasih, Tuhan menampakkan diri sebagai tithi Ekādaśī; melalui Ekādaśī para pendosa disucikan dan mencapai kediaman tertinggi. Pāpapuruṣa, takut lenyap, memohon perlindungan; Viṣṇu memberinya tempat “di dalam makanan” pada hari Ekādaśī, menjadi dasar pantangan biji-bijian/makanan tertentu pada Ekādaśī. Setelah itu dijelaskan vidhi vrata secara rinci: disiplin Daśamī dan larangan makan, pemujaan Ekādaśī serta jāgaraṇa (begadang suci), laku di kuil seperti bendera, pelita, maṇḍapa, gambar-hiasan, pembacaan śāstra, menjauhi pembicaraan sesat, serta waktu pāraṇa Dvādaśī yang tepat. Penutupnya menjanjikan pembebasan bagi yang menjalankan dengan benar.

Shlokas

No shlokas available for this adhyaya yet.