पाण्डवपरिचयः—विराटसभायां प्रकाशनम्
Identification of the Pāṇḍavas in Virāṭa’s Court
तद् भीष्मवाक्यं हितमीक्ष्य सर्वे धनंजयाग्निं च विवर्धमानम् | निवर्तनायैव मनो निदध्यु- दुर्योधनं ते परिरक्षमाणा:
tad bhīṣmavākyaṃ hitam īkṣya sarve dhanañjayāgniṃ ca vivardhamānam | nivartanāyaiva mano nidadhyur duryodhanaṃ te parirakṣamāṇāḥ ||
Vaiśampāyana berkata: Melihat nasihat Bhīṣma sebagai sesuatu yang menyejahterakan, dan menyadari bahwa api Dhanañjaya (Arjuna) hanya akan berkobar makin dahsyat bila pertempuran dipaksakan, mereka menambatkan pikiran semata-mata pada penarikan diri. Sambil melindungi Duryodhana, mereka memutuskan untuk berbalik dan kembali ke negeri mereka sendiri—memilih kebijaksanaan daripada perang yang akan menyalakan kehancuran.
वैशम्पायन उवाच
Heeding wise counsel and choosing restraint can be more dharmic and beneficial than escalating conflict—especially when the opponent’s strength will only intensify if provoked.
After Bhīṣma’s advice, the assembled warriors realize that fighting Arjuna would only make his martial ‘fire’ blaze more fiercely; therefore, while safeguarding Duryodhana, they decide to withdraw and return home.