Daśagrīva-boonāvaraṇa, Viṣṇv-avatāra-niyoga, Vānara-sahāya-janana, Mantharā-nirmāṇa
सत्यमार्जवमक्रोध: संविभागो दम: शम:
satyam ārjavam akrodhaḥ saṃvibhāgo damaḥ śamaḥ
Waiśampāyana berkata: “Wahai Raja Agung, kebenaran, kelurusan hati, bebas dari amarah, berbagi makanan dan harta—terutama setelah dipersembahkan kepada para dewa dan setelah menjamu tamu—pengendalian indria, serta ketenangan batin; inilah kebajikan yang menyucikan para insan saleh, membersihkan diri dan juga masyarakat.”
वैशम्पायन उवाच
The verse teaches a compact list of dharmic virtues—truth, sincerity, non-anger, generosity/sharing, sense-restraint, and mental calm—presented as qualities that purify a person and uphold righteous living.
In Vaiśampāyana’s narration to the king, the discourse turns to ethical instruction: he enumerates the virtues characteristic of puṇyātmā (righteous) persons, emphasizing their purifying power.