राष्ट्रगुप्ति-संग्रहः
Protection of the Realm and Principles of Revenue & Local Administration
संवेक्ष्य तु तथा राज्ञा प्रणेया: सततं करा: । लाभ और कर्म दोनों ही यदि निष्प्रयोजन हुए तो कोई भी काम करमेमें प्रवृत्त नहीं होगा। अतः जिस उपायसे राजा और कार्यकर्ता दोनोंको कृषि
saṁvekṣya tu tathā rājñā praṇeyāḥ satataṁ karāḥ | lābhaś ca karma ca yadi niṣprayojanau bhavetāṁ na kaścid api karmaṇi pravarteta | tasmād yena upāyena rājā ca kāryakartā ca kṛṣi-vāṇijyādi-karmaṇāṁ lābhasya bhāgaṁ labhete, tam upāyaṁ vicārya rājñā sadā karāṇāṁ nirṇayaḥ kartavyaḥ ||
Bhishma bersabda: Raja hendaknya senantiasa menilai keadaan dan menetapkan pajak sesuai dengannya. Bila keuntungan dan jerih payah sama-sama dibuat tak berarti, tak seorang pun akan terdorong bekerja. Karena itu, setelah mempertimbangkan cara agar baik raja maupun pelaku kerja memperoleh bagian yang patut dari hasil pekerjaan seperti pertanian dan perdagangan, raja harus selalu menetapkan pajak dengan cara demikian.
भीष्म उवाच
Taxes must be set with careful consideration so that productive people still find work meaningful and profitable; the king should take a fair share of gains without destroying incentives for agriculture, trade, and other livelihoods.
In the Shanti Parva’s instruction on kingship (rājadharma), Bhishma advises the king on fiscal policy: levy taxes in a way that preserves the worker’s benefit while also sustaining the state.