Āśrama-dharma: Duties of the Four Life-Stages (आश्रमधर्मः)
क्योंकि श्रद्धा सबसे बड़ा देवता है। वही यज्ञ करने-वालोंको पवित्र करती है। ब्राह्मण साक्षात् यज्ञ करानेके कारण परम देवता माने गये हैं। सभी वर्णोके लोग अपने-अपने कर्मद्वारा एक-दूसरेके यज्ञोंमें सहायक होते हैं ।।
ayajann iha satrais te tais taiḥ kāmaiḥ samāhitāḥ | saṃsṛṣṭā brāhmaṇair eva triṣu varṇeṣu sṛṣṭayaḥ ||
Śraddhā adalah yang paling ilahi; dialah yang menyucikan para pelaku yajña. Para brāhmaṇa dipandang sebagai yang tertinggi karena merekalah penggerak langsung yajña. Semua varṇa saling menolong dalam yajña melalui tugasnya masing-masing. Di dunia ini orang menyelenggarakan satra-yajña, masing-masing terpusat pada tujuan yang diinginkan; namun semuanya menjadi sah dan tertata hanya dengan keterhubungan pada brāhmaṇa, sebab tatanan tiga varṇa ditegakkan melalui fungsi suci-ritual para brāhmaṇa.
भीष्म उवाच
Ritual and social dharma function through interdependence: people pursue aims through yajña, but the rites are properly formed and sanctified through Brahmin guidance, and the varṇas support one another’s religious duties.
In the Śānti Parva’s instruction on dharma, Bhishma continues advising Yudhiṣṭhira, describing how sacrificial activity in society is organized—people undertake satra-yajñas for various goals, yet these are carried out in conjunction with Brahmins, who serve as key ritual agents within the varṇa framework.