सहवास विनाशित्वान्नान्योडहमिति मन्यते । यो<5हं सो5हमिति हुक्त्वा गुणानेवानुवर्तते,प्रकृतिके सहवाससे अपने स्वरूपका बोध लुप्त हो जानेके कारण पुरुष यह समझने लगता है कि मैं शरीरसे भिन्न नहीं हूँ। “मैं यह हूँ, वह हूँ, अमुकका पुत्र हूँ, अमुक जातिका हूँ", इस प्रकार कहता हुआ वह सात्त्विक आदि गुणोंका ही अनुसरण करता है
sahavāsa-vināśitvān nānyo ’ham iti manyate | yo ’haṃ so ’ham iti uktvā guṇān evānuvartate ||
Karena pergaulan yang lama dengan Prakṛti dan tubuh mengaburkan pengetahuan akan jati diri, seseorang mengira, “Aku tidak berbeda dari ini.” Sambil menyatakan, “Aku ini; aku itu”—mengaku sebagai anak seseorang, sebagai bagian dari suatu garis keturunan atau kasta—ia tidak mengenal Ātman sebagai terpisah, melainkan hanya mengikuti permainan guṇa seperti sattva dan yang lainnya.
वसिष्ठ उवाच
Misidentification with the body and social labels arises from long association with Prakṛti; as a result, one is driven by the guṇas. The remedy implied is discernment: knowing the Self as distinct from guṇas, body, and acquired identities.
In Vasiṣṭha’s instruction, he explains how a person loses awareness of their true nature and begins to speak in terms of worldly identity (“I am this, I am that”), thereby living under the influence of sattva, rajas, and tamas.