Adhyāya 287 — Janaka’s Inquiry on Śreyas, Abhayadāna, and Asaṅga
Non-attachment
निर्गुणास्त्वेव भूयिष्ठमात्मसम्भाविता नरा: । दोषैरन्यान् गुणवत: क्षिपन्त्यात्मगुणक्षयात्
nirguṇās tveva bhūyiṣṭham ātma-sambhāvitā narāḥ | doṣair anyān guṇavataḥ kṣipanty ātma-guṇa-kṣayāt ||
Narada berkata: Mereka yang paling miskin akan kebajikan sejati justru paling sering memaklumkan kebesaran dirinya. Melihat kekurangan kebajikan dalam diri, mereka berusaha menjatuhkan orang-orang yang sungguh berbudi dengan menunjuk-nunjuk cela pada mereka. Karena itu, janganlah menegakkan keunggulan dengan mencela orang lain; apa pun kemuliaan yang ada hendaklah dibuktikan oleh kualitas diri sendiri, bukan oleh banyak bicara.
नारद उवाच
True excellence is shown by one’s own virtues, not by self-praise or by disparaging others. People lacking merit often attack the virtuous to mask their own deficiency.
In the Śānti Parva’s instruction on righteous conduct, Nārada delivers a moral observation about human behavior: the unvirtuous tend toward self-conceit and fault-finding, while dharma calls for restraint and proving worth through conduct.