नारद–असित (देवल) संवादः — भूतप्रभवाप्यय, इन्द्रिय-गुण-विवेक, क्षेत्रज्ञ-तत्त्व
न हिनस्ति नारभते नाभिद्रह्म॒ति किंचन । यज्ञो यष्टव्य इत्येव यो यजत्यफलेप्सया
na hinasti nārabhate nābhidrahmati kiñcana | yajño yaṣṭavya ityeva yo yajaty aphalepṣayā ||
Seseorang yang ber-yajña semata karena “yajña memang harus dilakukan”, tanpa mengharap buahnya, tidak melakukan kekerasan, tidak memendam niat jahat terhadap siapa pun, dan bahkan tidak memulai tindakan apa pun dari dorongan ego. Dengan demikian, ritual yang dijalankan sebagai kewajiban tanpa hasrat menjadi laku etis, bukan sarana kesombongan atau mudarat.
कपिल उवाच
Perform obligatory acts (like yajña) without desire for personal gain. When action is grounded in duty rather than reward or ego, it avoids violence, hostility, and pride-driven initiative.
In the Śānti Parva’s philosophical instruction, Kapila is explaining how desireless performance of prescribed duty transforms ritual action into a non-harming, non-hostile ethical practice.