ब्राह्मणस्य पूर्वतरा वृत्तिः — The Earlier Ideal Conduct of a Brahmana
River-of-Saṃsāra Metaphor
जीवितं जीवलोकस्य कालेनागम्य नीयते । “धन और भोग नष्ट हो जाते हैं। स्थान और ऐश्वर्य छिन जाता है तथा इस जीव-जगतके जीवनको भी काल आकर हर ले जाता है
jīvitaṃ jīvalokasya kālenāgamya nīyate |
Bhīṣma berkata: Hidup semua makhluk di dunia yang bernyawa ini terseret pergi ketika Kala (Waktu) datang. Harta dan kenikmatan lenyap; kedudukan dan kedaulatan direnggut; dan pada akhirnya nyawa pun diambil oleh Kala. Karena itu jangan melekat pada kuasa dan milik yang fana, melainkan arahkan diri pada dharma dan pada yang bertahan melampaui perubahan.
भीष्म उवाच
All worldly attainments—wealth, pleasure, status, and even life—are impermanent and are ultimately taken by Kāla (Time). The ethical implication is to cultivate detachment and prioritize dharma and inner steadiness over transient power and possessions.
In Śānti Parva, Bhīṣma instructs Yudhiṣṭhira on righteous living after the war. Here he emphasizes the inevitability of Time’s power, using it to counsel sobriety, humility, and a dharma-centered life.