Prahlāda–Indra Saṃvāda: Kartṛtva (Agency) and Svabhāva (Nature) in the Causation of Karma
प्रकीर्णमेष भारं हि यद्वद् धार्येत दस्युभि: । प्रतिलोमां दिशं बुद्ध्वा संसारमबुधास्तथा
prakīrṇam eṣa bhāraṃ hi yadvat dhāryeta dasyubhiḥ | pratilomāṃ diśaṃ buddhvā saṃsāram abudhās tathā ||
Bhishma berkata: Seperti para perampok yang telah membunuh seekor domba lalu lari sambil memanggul beban rampasan itu—selama mereka masih memikulnya, mereka diliputi takut tertangkap dari segala arah; tetapi ketika sadar jalan yang ditempuh berlawanan dan mereka melemparkan beban itu dari bahu, mereka melangkah dengan lega menuju arah yang mereka kehendaki. Demikian pula orang yang bodoh: selama ia memanggul beban tindakan duniawi, ketakutan mengepungnya dari segala sisi; namun ketika ia melepaskannya, ia berhak atas kedamaian.
भीष्म उवाच
Worldly engagement, when clung to as a personal burden, breeds pervasive fear and insecurity; recognizing its adverse consequences and relinquishing attachment to it leads to inner peace (śānti).
Bhishma uses a vivid analogy: robbers flee with a stolen carcass, fearing capture from all sides, until they drop the load and escape safely. He applies this to ordinary people who carry the ‘burden’ of samsaric action and anxiety until they abandon it and attain peace.