जनक-राज्ञः मौण्ड्य-परिव्रज्या-विवादः
Janaka’s Renunciation Questioned; Discourse on Dāna and Detachment
नैव ते5स्ति परो लोको नापर: पापकर्मण: । धर्म्यान् दारान् परित्यज्य यस्त्वमिच्छसि जीवितुम्
naiva te 'sti paro loko nāparaḥ pāpakarmaṇaḥ | dharmyān dārān parityajya yas tvam icchasi jīvitum ||
Arjuna berkata: “Bagi pelaku dosa, tidak ada kesejahteraan sejati, baik di dunia ini maupun di dunia sana. Dengan meninggalkan istri yang sah menurut dharma dan ingin hidup sendiri, engkau menempuh jalan yang tercela; karena itu, kebahagiaan duniawi maupun kebahagiaan setelah mati tidak akan menjadi milikmu.”
अजुन उवाच
Personal conduct must align with dharma: abandoning one’s lawful spouse and duties is treated here as adharma, bringing loss of well-being both in this life and in the hereafter.
Arjuna rebukes a person who wishes to live alone after abandoning a righteous wife, warning that such a choice is sinful and will not yield happiness either in the present world or in the next.