Daṇḍotpatti-kathana (Origin and Function of Daṇḍa) — वसुहोम–मान्धातृ संवाद
नीलोत्पलदलश्यामश्नतुर्वष्ट श्वतुर्भुज: । अष्टपान्नैकनयन: शंकुकर्णोर्ध्वरीमवान्
nīlotpaladalaśyāmaś caturdaṃṣṭraś caturbhujaḥ | aṣṭapān naikanayanaḥ śaṅkukarṇordhvaromavān ||
Bhishma berkata: “Cahaya tubuhnya gelap seperti kelopak teratai biru. Ia memiliki empat taring dan empat lengan; delapan kaki dan banyak mata. Telinganya seperti pasak, dan bulu-bulu di tubuhnya berdiri tegak.” Gambaran ini menegaskan wujud yang menggentarkan dan menggetarkan—sebuah peringatan tentang kedahsyatan daya yang menyertai kekuatan penjaga tatanan.
भीष्म उवाच
The verse uses vivid physical imagery to communicate moral and psychological impact: certain beings or forces are portrayed as terrifying and extraordinary to signal their power and the seriousness of the ethical situation being discussed in Bhishma’s instruction.
In Bhishma’s discourse in the Shanti Parva, he describes a formidable figure with striking, non-human features—dark like a blue lotus petal, with multiple limbs and eyes—emphasizing awe and dread as part of the didactic narrative.