Kṣemadarśa–Kālakavṛkṣīya Saṃvāda: Counsel on Impermanence, Non-attachment, and Composure in Dispossession
अनाब्याश्वापि जीवन्ति राज्यं चाप्यनुशासति । बुद्धिपौरुषसम्पन्नास्त्वया तुल्याधिका जना:
anāḍhyāś cāpi jīvanti rājyaṃ cāpy anuśāsati | buddhi-pauruṣa-sampannās tvayā tulyādhikā janāḥ ||
Bhishma berkata: Bahkan mereka yang tidak berharta tetap hidup, dan sebagian bahkan memerintah kerajaan. Di antara manusia ada yang berakal dan berketeguhan hati setara denganmu, bahkan ada yang melampauimu; namun mereka tidak larut dalam duka seperti engkau. Karena itu, janganlah engkau berduka. Bukankah dalam pengertian dan upaya engkau setara dengan mereka—atau bahkan lebih unggul?
भीष्म उवाच
Bhishma urges the listener to abandon debilitating grief by reflecting on resilience: many people, even without wealth, sustain life and shoulder responsibility; possessing intellect and resolve should lead to steadiness rather than sorrow.
In Shanti Parva, Bhishma instructs Yudhishthira after the war, offering ethical and practical counsel. Here he challenges excessive lamentation and redirects the mind toward fortitude, reason, and purposeful action.