उपायधर्म-सेनायोगः
Upāya-dharma and Senāyoga: Expedient Ethics & Army Deployment
अर्थनाशो वधो>कीर्तिरियशश्ष पलायने । अमनोीज्ञासुखा वाच: पुरुषस्य पलायने
artha-nāśo vadho 'kīrtir iyaśaś ca palāyane | amanojñā-sukhā vācāḥ puruṣasya palāyane ||
Para prajurit juga harus diberi pengertian bahwa lari dari medan perang mengandung banyak cela: tujuan dan harta menjadi binasa; saat berlari ada bahaya terbunuh oleh musuh; kehinaan mengikuti dan nama buruk tersebar ke segala arah. Selain itu, ketika seseorang berpaling dari perang, ia pun harus menanggung banyak kata-kata yang keras, tidak menyenangkan, dan menyakitkan dari orang lain.
भीष्म उवाच
Bhīṣma teaches that desertion in war is ethically blameworthy because it brings concrete harm (loss of aims and wealth, risk of death) and moral-social harm (disgrace, spreading ill-fame, and enduring bitter public reproach).
In the Śānti Parva’s instruction on conduct and duty, Bhīṣma advises about the consequences of fleeing from battle, emphasizing how retreat undermines both practical success and one’s standing in society.