तत्रास्य बुद्धिर्विनयस्तत्र श्रेयश्व॒ पश्यति । जब मनुष्य मोहके वशीभूत हो हिताहितका निर्णय करनेमें असमर्थ हो जाय, तब उसे अपने सुहृदोंसे सलाह लेनी चाहिये। वहीं उसे बुद्धि और विनयकी प्राप्ति हो सकती है और वहीं उसे अपने हितका साधन भी दिखायी देता है
tatrāsya buddhir vinayas tatra śreyaś ca paśyati |
Di sanalah—dalam nasihat para sahabat yang tulus dan dapat dipercaya—seseorang memperoleh kejernihan budi dan kerendahan hati; dan di sanalah pula ia melihat apa yang sungguh membawa kebaikan. Bila seorang manusia dikuasai delusi hingga tak mampu menimbang yang baik dan yang buruk, hendaknya ia meminta petuah para sahabatnya; melalui merekalah ia kembali mendapatkan daya membeda dan ditunjukkan jalan bagi keselamatannya sendiri.
कृप उवाच
When delusion clouds judgment, one should turn to trustworthy well-wishers for counsel; from such association arise discernment (buddhi), humility (vinaya), and a clear vision of one’s true welfare (śreyas).
In the tense aftermath of the night’s violence in the Sauptika episode, Kṛpa speaks reflectively, emphasizing ethical decision-making: a person overwhelmed by confusion should not act alone but seek guidance from loyal friends to recover right judgment.