अभ्ययात् तूर्णमव्यग्रो दयां नाकुरुतात्मनि । इस प्रकार स्पष्ट बोलकर दुर्योधनकी बातका उत्तर दे सात्यकि निःशंक होकर तुरंत आगे बढ़े, उन्होंने अपने ऊपर दया नहीं दिखायी
abhyayāt tūṛṇam avyagro dayāṃ nākurutātmani |
Setelah mengucapkan kata-kata yang jelas sebagai jawaban atas ucapan Duryodhana, Sātyaki maju seketika tanpa gentar dan tanpa gelisah. Ia tidak menaruh iba pada dirinya sendiri—di tengah tuntutan dharma-yuddha, ia memilih tindakan yang teguh, bukan larut dalam takut atau kelembutan hati terhadap diri.
संजय उवाच
In a crisis of dharma on the battlefield, the warrior ideal emphasizes steadiness (avyagra) and decisive action; refusing “dayā toward oneself” here means not yielding to self-pity or hesitation that would undermine duty and protection of one’s side.
After answering Duryodhana’s words, Sātyaki immediately moves forward with composure and speed, signaling readiness to act and to face danger without wavering.