धृतराष्ट्र–संजय संवादः: कर्ण–घटोत्कचयोर्निशायुद्धवर्णनम्
Dhṛtarāṣṭra–Sañjaya Dialogue: Description of the Night Engagement of Karṇa and Ghaṭotkaca
बह्नबद्धमकर्ण्य च चापलादपरीक्षितम् | 'सूतपुत्र! तेरी बुद्धि बहुत ओछी है। इसीलिये तू चपलतावश बिना जाँचे-बूझे बहुत-सी न सुननेयोग्य असम्बद्ध बातें बक जाया करता है
bahnabaddham akarṇya ca cāpalād aparīkṣitam |
Sañjaya berkata: Mendengar banyak ucapan yang tak runtut dan tak saling terkait—diucapkan karena ketidaktetapan hati dan tanpa pertimbangan—ia mengecamnya sebagai tak layak didengar. Ia berkata: “Wahai putra kusir, buddhi-mu amat rendah; karena itu, dalam kecerobohan dan kegelisahan, engkau melontarkan banyak kata yang tak patut didengar dan tak berhubungan.”
संजय उवाच
Speech should be examined and purposeful; impulsive, incoherent talk is ethically blameworthy and unfit to be entertained, especially amid grave circumstances like war.
Sañjaya reports a reaction to someone’s rash, disconnected utterances—characterizing them as unexamined and improper—thereby highlighting a moment of rebuke and moral evaluation of speech.