एकां दत्त्वा स पारक््यां नरकं॑ समपद्यत । “राजा नृगने ब्राह्मणोंको हजारों गौएँ दान की थीं; किंतु एक ही गौ दूसरेकी दान कर दी, जिससे अन्यायत: प्राप्त द्रव्यका दान करनेके कारण उन्हें नरकमें जाना पड़ा ।। ९९६ || आत्ममांसप्रदानेन शिबिरौशीनरो नूप:
ekāṃ dattvā sa pārakyāṃ narakaṃ samapadyata |
Karena menghadiahkan seekor sapi yang milik orang lain, ia jatuh ke neraka. Dikisahkan Raja Nṛga: meski telah mendermakan ribuan sapi kepada para brāhmaṇa, ketika ia keliru memberikan satu sapi yang bukan haknya, ia menanggung cela “memberi dari yang tidak sah” dan mengalami kejatuhan ke neraka—menegaskan bahwa keabsahan kepemilikan dan keadilan adalah inti dharma dalam berdana.
श्षशुर उवाच
Charity is dharmic only when what is given is rightfully one’s own; even a single gift made from another’s property (or unjustly acquired wealth) can outweigh vast meritorious giving and lead to grave karmic consequence.
The speaker cites the example of King Nṛga: despite donating thousands of cows, he mistakenly gave away one cow that belonged to someone else, and for that wrongful donation he is said to have fallen into naraka, illustrating the strict ethical standard governing dāna.