Brahma-vidyā: Satya–Tapas and the Enumeration of Tattvas
Arjuna–Vāsudeva framed dialogue
उपगम्यर्षय: पूर्व जिज्ञासन्त: परस्परम् । प्रजापतिभरद्वाजी गौतमो भार्गवस्तथा
upagamya ṛṣayaḥ pūrvaṁ jijñāsantaḥ parasparam | prajāpati-bharadvājī gautamo bhārgavas tathā ||
Vāyu bersabda: “Pada masa lampau, para ṛṣi saling mendatangi dan bertanya satu sama lain; berkumpullah Prajāpati Dakṣa, Bharadvāja, Gautama, dan sang Bhārgava pula. Lelah karena mengembara di banyak jalan karma demi menemukan tindakan yang benar dan kebaikan tertinggi, mereka bersatu dalam pencarian. Lalu, dengan menjadikan Ṛṣi Aṅgirā yang sangat tua sebagai pemimpin, mereka pergi ke Brahmaloka; di sana mereka bersujud dengan hormat kepada Mahātmā Brahmā yang suci dari dosa, dan menanyakan perihal kesejahteraan tertinggi.”
वायुदेव उवाच
When even great sages become uncertain after traversing many approaches to right action, they turn to mutual inquiry and seek authoritative clarification. The verse foregrounds humility, dialogue, and the disciplined pursuit of dharma through questioning rather than dogmatism.
Vāyu begins an illustrative account: eminent sages—Dakṣa, Bharadvāja, Gautama, and a Bhārgava—come together, consult one another, and set out to resolve their doubts about the highest good and proper conduct by approaching a supreme source of knowledge (expanded in the surrounding passage).