गोप्रदानगुणाः तथा कपिलागोविधानम्
Merits of Cow-Gift and the Origin-Account of Kapilā Cows
सत्ये धर्मे च निरतस्तस्य शक्र फलं शृणु । गोसहस्रेण समिता तस्य थेनुर्भवत्युत
pitāmaha uvāca | satye dharme ca niratas tasya śakra phalaṃ śṛṇu | go-sahasreṇa samitā tasya dhenur bhavaty uta | śacīpate śakra |
Pitāmaha berkata: “Wahai Śakra, dengarkan buah yang diperoleh orang yang teguh dalam satya dan dharma. Bahkan satu ekor sapi yang didermakan oleh orang demikian menjadi, dalam pahala, setara dengan seribu sapi. Wahai Śakra, junjungan Śacī—jangan sekali-kali mengucapkan kata-kata kasar kepada seorang brāhmaṇa, dan jangan pula menyimpan niat permusuhan terhadap sapi, bahkan dalam batin. Siapa yang hidup dengan laku bak sapi—lembut, tanpa kekerasan, menopang sesama—serta menyediakan rumput pakan dan perawatan bagi sapi, sambil tetap teguh pada kebenaran dan kebajikan, memperoleh hasil luhur ini: satu go-dāna darinya bernilai seperti seribu go-dāna.”
पितामह उवाच
Steadfastness in truth and dharma, coupled with reverence toward brāhmaṇas and a non-hostile, protective attitude toward cows, greatly magnifies the merit of charity—so much so that gifting even one cow can yield the fruit of a thousand cow-gifts.
Bhīṣma (Pitāmaha), in his instruction on righteous conduct, addresses Indra (Śakra) and explains the extraordinary spiritual reward obtained by a person who lives ethically and supports cows—framing it as a teaching about the power of virtuous disposition behind an act of giving.