एवमुक्तस्तदात्रिरवँ तमोनुदभवच्छशी । अपश्यत् सौम्यभावाच्च सोमवत् प्रियदर्शन:
evam uktas tadātrir avaṁ tamonudabhavac chaśī | apaśyat saumyabhāvāc ca somavat priyadarśanaḥ |
Bhishma berkata: Ketika para dewa berkata demikian, resi Atri seketika mengambil wujud Bulan, pengusir kegelapan. Dengan watak yang tenang dan lembut, ia tampak elok dipandang bagaikan Soma sendiri, dan memandang para dewa dengan mata yang damai. Lalu, melihat sinar Bulan dan Matahari meredup, Atri—dengan daya tapasnya—menyebarkan cahaya di medan perang itu; ia menghalau kegelapan dan menerangi seluruh dunia.
भीष्म उवाच
Disciplined austerity (tapas), when joined with calmness and righteous purpose, can restore clarity and order—symbolized by driving away darkness and spreading light—even in the most chaotic setting such as a battlefield.
After the gods address him, the sage Atri assumes a moon-like form, appearing gentle and pleasing like Soma. Observing that the Moon and Sun’s radiance has become faint, he uses the power of his tapas to spread illumination over the battlefield and remove darkness from the world.