मुज्च भार्यामुतथ्यस्य कस्मात् त्वं हृतवानसि । “वरुण! तुम मेरे कहनेसे मेरी पत्नीको छोड़ दो। तुमने क्यों उसका अपहरण किया है? तुम लोगोंके लिये लोकपाल बनाये गये हो
muñca bhāryām utathyasya kasmāt tvaṁ hṛtavān asi
“Lepaskan istri Utathya. Mengapa engkau membawanya pergi? Kalian ditetapkan sebagai penjaga dunia, bukan perusak tatanan. Soma telah menyerahkan putrinya kepadaku; dialah istri sahku menurut dharma. Bagaimana mungkin hari ini engkau menculiknya?” Sesuai ucapan Utathya, Nārada menyampaikan tuntutan itu kepada Varuṇa, penguasa perairan: “Lepaskan perempuan Utathya; mengapa engkau menculiknya?”
अजुन उवाच
Those entrusted with guardianship (lokapālas) must uphold dharma and social order; power does not justify violating marital rights or abducting another’s wife. Even divine authorities are accountable to ethical norms.
Arjuna demands that Varuṇa release Utathya’s wife and challenges the legitimacy of her abduction, invoking the duty of world-guardians and the prior marital gift by Soma. Nārada, following Utathya’s instruction, delivers this rebuke and request to Varuṇa.