कल्मषापहर-कीर्तनम् / Kīrtana for the Removal of Impurity
ते वै यदि नरास्तस्मान्निरयादुत्तरन्ति वै । वर्षपूगैस्ततो जन्म लभन्ते कुत्सिते कुले
te vai yadi narās tasmān nirayād uttaranti vai | varṣa-pūgais tato janma labhante kutsite kule ||
Jika orang-orang itu pada akhirnya keluar dari neraka itu, maka barulah setelah berlalu banyak tahun mereka memperoleh kelahiran kembali—dan itu pun dalam keluarga yang hina dan tercela. Demikianlah, mereka yang meremehkan guru, para tua, dan orang-orang yang patut dihormati, menanggung derita; dan bahkan setelah bebas pun, menuai akibat karma dengan terlahir di kalangan yang dicela.
श्रीमहेश्वर उवाच
Disrespect toward elders, teachers, and venerable persons is a grave ethical fault that leads to hellish suffering; even after release, the karmic residue manifests as an inferior and censured rebirth, underscoring accountability across lifetimes.
Maheśvara is describing the post-mortem fate of wrongdoers: they suffer in hell, and if they eventually emerge, it is only after a long duration; then they are reborn in a degraded family as a consequence of their prior contemptuous conduct.