मांसभक्षण-दोषाः तथा अहिंसाया माहात्म्यम् | Faults of Meat-Consumption and the Supremacy of Ahiṃsā
यथा पर: प्रक्रमते परेषु तथापरे प्रक्रमन्ते परस्मिन् । तथैव ते<स्तूपमा जीवलोके यथा धर्मो नैपुणेनोपदिष्ट:
yathā paraḥ prakramate pareṣu tathāpare prakramante parasmin | tathaiva te 'stūpamā jīvaloke yathā dharmo naipuṇenopadiṣṭaḥ ||
Sebagaimana seseorang maju dengan agresif menyerang orang lain, demikian pula orang lain, ketika kesempatan tiba, akan maju menyerang dirinya. Anggaplah ini sebagai perumpamaan bagi dirimu di dunia makhluk hidup. Karena itu, janganlah menyerang siapa pun. Demikianlah dharma diajarkan di sini dengan kecakapan dan kebijaksanaan.
युधिछिर उवाच
Aggression invites counter-aggression; therefore one should refrain from attacking others. The verse presents a practical, worldly analogy to teach dharma through tactful moral reasoning.
In the Anuśāsana Parva’s instruction on righteous conduct, Yudhiṣṭhira articulates an ethical principle using an analogy: how one treats others tends to return upon oneself, so restraint and non-aggression are advised.