वाग्मी प्रगल्भः स्मृतिमतिबलवानुदग्रः स्ववग्रहः कृतशिल्पोऽव्यसनो दण्डनाय्युपकारापकारयोर्दृष्टप्रतीकारी ह्रीमानापत्प्रकृत्योर्विनियोक्ता दीर्घदूरदर्शी देशकालपुरुषकारकार्यप्रधानः संधिविक्रमत्यागसम्यमपणपरच्छिद्रविभागी संवृतोऽदीनाभिहास्यजिह्मभ्रुकुटीक्षणः कामक्रोधलोभस्तम्भचापलोपतापपैशुन्यहीनः शक्लः स्मितोदग्राभिभाषी वृद्धोपदेशाचार इत्यात्मसम्पत् ॥ कZ_०६.१.०६ ॥
vāgmī pragalbhaḥ smṛtimatibalavānudagraḥ svavagrahaḥ kṛtaśilpo'vyasano daṇḍanāyy upakārāpakārayor dṛṣṭapratīkārī hrīmān āpatprakṛtyor viniyoktā dīrghadūradarśī deśakālapuruṣakārakāryapradhānaḥ saṃdhivikramatyāgasamyamapaṇaparacchidravibhāgī saṃvṛto'dīnābhihāsyajihmabhrukuṭīkṣaṇaḥ kāmakrodhalobhastambhacāpalopatāpapaiśunyahīnaḥ śaklaḥ smitodagrābhibhāṣī vṛddhopadeśācāra ity ātmasampat
Keunggulan pribadi raja (ātma-sampat) ialah: kefasihan; keberanian/percaya diri; ingatan dan kecerdasan yang kuat; kekuatan jasmani dan moral; keluhuran budi; pengendalian diri; terlatih dalam seni/keterampilan; bebas dari kebiasaan buruk dan kecanduan; mampu menerapkan hukuman dengan tepat; membalas manfaat maupun mudarat secara nyata dan tepat waktu; rasa malu/pengekangan moral; cakap mengalokasikan sumber daya baik pada masa normal maupun darurat; berpandangan jauh; mengutamakan tindakan sesuai tempat, waktu, personel, upaya, dan tugas; mampu membedakan serta menerapkan perdamaian, penggunaan kekuatan, konsesi, pengekangan, perdagangan, dan pemanfaatan celah/kelemahan lawan; bersikap tertutup dan waspada; tenang tanpa murung, mengejek, licik, atau memandang dengan kerutan bermusuhan; bebas dari nafsu, amarah, keserakahan, kesombongan, ketidakmantapan, kedengkian, iri, dan fitnah; berpenampilan menyenangkan; berbicara hangat dan terukur dengan senyum lembut; serta berperilaku menurut nasihat para sesepuh—itulah ātma-sampat.
Capacity-based allocation: the ruler must reassign funds, personnel, and priorities differently in emergencies versus normal administration.
As credibility management: rewarding service and responding to harm in visible, timely ways to shape incentives and deter opportunism.