अराजबीजी लुब्धः क्षुद्रपरिषत्को विरक्तप्रकृतिरन्यायवृत्तिरयुक्तो व्यसनी निरुत्साहो दैवप्रमाणो यत्किंचनकार्यगतिरननुबन्धः क्लीबो नित्यापकारी चेत्यमित्रसम्पत् ॥ कZ_०६.१.१३ ॥
arājabījī lubdhaḥ kṣudrapariṣatko viraktaprakṛtir anyāyavṛttir ayukto vyasanī nirutsāho daivapramāṇo yatkiṃcanakāryagatir ananubandhaḥ klībo nityāpakārī cety amitra-sampat
Aset (kelemahan yang dapat dieksploitasi) musuh adalah: tidak memiliki legitimasi/garis keturunan raja, serakah, ditopang dewan yang picik, memiliki rakyat/unsur negara yang tidak setia atau apatis, bertindak tidak adil, tidak tertata/tidak disiplin, kecanduan kebiasaan buruk, tidak bersemangat, menjadikan nasib sebagai bukti penentu, mengejar urusan remeh atau tanpa tujuan, tidak berkesinambungan/tanpa tindak lanjut, pengecut/tidak berdaya, dan selalu mencelakakan.
He treats poor legitimacy, unjust rule, disaffected constituents, and vice-driven leadership as exploitable weaknesses that make the enemy easier to destabilize or defeat.
It signals low-quality advisers and decision-making structures, increasing policy errors and making the regime easier to outmaneuver.