पितृपैतामहो नित्यो वश्यस्तुष्टभृतपुत्रदारः प्रवासेष्वविसंवादितः सर्वत्राप्रतिहतो दुःखसहो बहुयुद्धः सर्वयुद्धप्रहरणविद्याविशारदः सहवृद्धिक्षयिकत्वादद्वैध्यः क्षत्रप्राय इति दण्डसम्पत् ॥ कZ_०६.१.११ ॥
pitṛpaitāmaho nityo vaśyas tuṣṭabhṛtaputradāraḥ pravāseṣv avisaṃvāditaḥ sarvatrāpratihato duḥkhasaho bahuyuddhaḥ sarvayuddhapraharaṇavidyāviśāradaḥ sahavṛddhikṣayikatvād advaidhyaḥ kṣatraprāya iti daṇḍasampat
Keunggulan dāṇḍa (kekuatan pemaksa) adalah ini: bersifat turun-temurun dan tetap (berkesinambungan secara kelembagaan); disiplin dan dapat dikendalikan; pasukan yang puas karena kebutuhan para tanggungan mereka (anak dan istri) terpenuhi; dapat diandalkan meski dikerahkan jauh dari negeri; tidak terhalang di mana pun (mampu beroperasi di segala tempat); tahan penderitaan; berpengalaman dalam banyak pertempuran; mahir dalam semua cara berperang dan penggunaan senjata; tidak mudah terpecah atau bimbang karena turut menanggung untung dan rugi; serta terutama tersusun dari unsur prajurit terlatih—itulah dāṇḍa-sampat.
It reduces desertion and disloyalty, increases morale, and ties the army’s interests to the stability of the state.
When the force shares both rewards and hardships with the ruler/state, it has fewer incentives to factionalize or switch allegiance.