
Book 2 operationalizes the Vijigīṣu’s power by converting sovereignty into repeatable administrative procedure. Chapter 2.14 places the Sauvarṇika at the choke-point where private craftsmanship meets public finance: assay, deposits, workmanship schedules, and fraud control. Kautilya treats precious metal not as a luxury domain but as monetary infrastructure—any corruption here propagates into coinage confidence, tax receipts, and the Kośa’s solvency. Hence the chapter specifies (i) standardized acceptance/return of deposits by color and weight, (ii) time-bound and task-bound labor discipline with wage and penalty rules, (iii) technical norms for alloying and recognized “loss” (kṣaya) in heating/washing, and (iv) graded daṇḍa for debasement, short-weighting, and tool-based deception. The placement within Adhyakṣapracāra signals that conquest-capacity is built first by internal economic reliability: trust in measures and metals is a precondition for provisioning the army, paying officials, and sustaining alliances.
Sutra 1
सौवर्णिकः पौरजानपदानां रूप्यसुवर्णमावेशनिभिः कारयेत् ॥ कZ_०२.१४.०१ ॥
Sauvarṇika (tukang emas/penguji negara) harus membuat warga kota dan penduduk desa melakukan transaksi perak dan emas melalui ‘āveśa’ resmi (setoran/penerimaan untuk verifikasi) menurut prosedur yang diatur.
Sutra 2
निर्दिष्टकालकार्यं च कर्म कुर्युः अनिर्दिष्टकालं कार्यापदेशम् ॥ कZ_०२.१४.०२ ॥
Mereka harus mengerjakan pekerjaan yang memiliki waktu dan tujuan yang ditetapkan; untuk pekerjaan tanpa waktu yang ditetapkan, mereka hanya boleh melaksanakannya berdasarkan penugasan resmi (kāryāpadeśa).
Sutra 3
कार्यस्यान्यथाकरणे वेतननाशः तद्द्विगुणश्च दण्डः ॥ कZ_०२.१४.०३ ॥
Jika pekerjaan yang ditugaskan dikerjakan tidak sesuai ketentuan, upahnya gugur, dan dikenakan denda dua kali lipat dari upah itu.
Sutra 4
कालातिपातने पादहीनं वेतनं तद्द्विगुणश्च दण्डः ॥ कZ_०२.१४.०४ ॥
Jika terjadi keterlambatan melampaui waktu yang ditetapkan, upah dikurangi seperempat, dan dikenakan denda sebesar dua kali jumlah upah yang dikurangi itu.
Sutra 5
यथावर्णप्रमाणं निक्षेपं गृह्णीयुस्तथाविधमेवार्पयेयुः ॥ कZ_०२.१४.०५ ॥
Mereka harus menerima titipan sesuai warna/kelas yang dinyatakan dan ukuran/kuantitas yang ditakar, dan mengembalikan tepat jenis yang sama (kelas dan takarannya).
Sutra 6
कालान्तरादपि च तथाविधमेव प्रतिगृह्णीयुः अन्यत्र क्षीणपरिशीर्णाभ्याम् ॥ कZ_०२.१४.०६ ॥
Bahkan setelah selang waktu, mereka harus menerima kembali jenis yang sama persis—kecuali bila terjadi penyusutan (kehilangan) atau keausan.
Sutra 7
आवेशनिभिः सुवर्णपुद्गललक्षणप्रयोगेषु तत्तज्जानीयात् ॥ कZ_०२.१४.०७ ॥
Dengan tanda pengenal serta penerapan uji-ciri emas dan bullion, hendaknya ditentukan identitas/kualitas khusus tiap barang.
Sutra 8
तप्तकलधौतकयोः काकणिकः सुवर्णे क्षयो देयः ॥ कZ_०२.१४.०८ ॥
Untuk emas yang dipanaskan dan dicuci/dibersihkan, harus diberikan toleransi susut sebesar satu kākaṇikā.
Sutra 9
तीक्ष्णकाकणी रूप्यद्विगुणः रागप्रक्षेपः तस्य षड्भागः क्षयः ॥ कZ_०२.१४.०९ ॥
Untuk penambahan ‘tīkṣṇa-kākaṇī’ dan untuk perak yang ditambahkan dalam takaran dua kali lipat sebagai campuran pewarna/paduan, seperenam dari campuran itu diperbolehkan sebagai susut proses.
Sutra 10
वर्णहीने माषावरे पूर्वः साहसदण्डः प्रमाणहीने मध्यमः तुलाप्रतिमानोपधाव् उत्तमः कृतभाण्डोपधौ च ॥ कZ_०२.१४.१० ॥
Untuk kekurangan mutu/warna atau kekurangan satu māṣa dikenakan denda sahasa tingkat terendah; untuk kekurangan ukuran standar dikenakan tingkat menengah; dan untuk kecurangan pada timbangan/anak timbangan standar atau pemalsuan pada bejana yang sudah dibuat dikenakan tingkat tertinggi.
Sutra 11
सौवर्णिकेनादृष्टमन्यत्र वा प्रयोगं कारयतो द्वादशपणो दण्डः ॥ कZ_०२.१४.११ ॥
Jika seorang pandai emas disuruh melakukan proses yang belum diperiksa/disetujui (oleh pengawas) atau disuruh mengerjakannya di tempat lain (di luar), maka orang yang menyuruhnya didenda dua belas paṇa.
Sutra 12
कर्तुर्द्विगुणः सापसारश्चेत् ॥ कZ_०२.१४.१२ ॥
Bagi pelaku langsung, dendanya menjadi dua kali lipat; dan jika ada pelarian, (perkara) diperlakukan sebagai lebih berat.
Sutra 13
अनपसारः कण्टकशोधनाय नीयेत ॥ कZ_०२.१४.१३ ॥
Orang yang tidak melakukan pengembalian/kompensasi harus dibawa untuk kaṇṭakaśodhana—tindakan resmi untuk menindak pelanggar pasar.
Sutra 14
कर्तुश्च द्विशतो दण्डः पणच्छेदनं वा ॥ कZ_०२.१४.१४ ॥
Pelaku didenda dua ratus paṇa, atau dikenai paṇacchedana (pemotongan/penyitaan sejumlah uang).
Sutra 15
तुलाप्रतिमानभाण्डं पौतवहस्तात्क्रीणीयुः ॥ कZ_०२.१४.१५ ॥
Timbangan, ukuran/berat standar, dan bejana ukur hendaknya dibeli dari tangan/kantor Pautava (pengawas negara atas timbangan dan ukuran).
Sutra 16
अन्यथा द्वादशपणो दण्डः ॥ कZ_०२.१४.१६ ॥
Jika tidak (bertentangan dengan ketentuan ini), dendanya dua belas paṇa.
Sutra 17
घनं सुषिरं सम्यूह्यमवलेप्यं संघात्यं वासितकं च कारुकर्म ॥ कZ_०२.१४.१७ ॥
Pekerjaan kerajinan (dalam fabrikasi yang menipu) meliputi: membuat (benda) padat, berongga, dipadatkan/diisi rapat, dilapisi/diplester, disambung/dilaminasi, serta diberi wewangian/diolah (untuk menyamarkan).
Sutra 18
तुलाविषममपसारणं विस्रावणं पेटकः पिङ्कश्चेति हरणोपायाः ॥ कZ_०२.१४.१८ ॥
Cara-cara pencurian meliputi: membuat timbangan tidak seimbang/memanipulasinya, mengalihkan/menyisihkan sebagian barang, membuatnya bocor/ditiriskan, trik ‘peṭaka’ (kotak), dan trik ‘piṅka’—itulah cara-cara mengambil (milik orang lain).
Sutra 19
सम्नामिन्युत्कीर्णिका भिन्नमस्तकोपकण्ठी कुशिक्या सकटुकक्ष्या परिवेल्यायस् कान्ता च दुष्टतुलाः ॥ कZ_०२.१४.१९ ॥
Samnāminī, utkīrṇikā, bhinnamastakopakaṇṭhī, kuśikyā, sakaṭukakṣyā, parivelyā, ayas-kāntā—semuanya adalah timbangan yang telah dimanipulasi (timbangan curang).
Sutra 20
रूप्यस्य द्वौ भागावेकः शुल्बस्य त्रिपुटकम् ॥ कZ_०२.१४.२० ॥
Untuk perak: dua bagian (perak) dan satu bagian tembaga—ini disebut ‘tripuṭaka’.
Sutra 21
तेनाकरोद्गतमपसार्यते तत्त्रिपुटकापसारितम् ॥ कZ_०२.१४.२१ ॥
Dengan (campuran tripuṭaka) itu, apa pun yang dikurangi/ditarik dari logam yang keluar dari tambang disebut ‘tripuṭaka-apasārita’ (dikurangi karena tripuṭaka).
Sutra 22
शुल्बेन शुल्बापसारितम् वेल्लकेन वेल्लकापसारितं शुल्बार्धसारेण हेम्ना हेमापसारितम् ॥ कZ_०२.१४.२२ ॥
Jika dikurangi dengan tembaga, disebut ‘śulbāpasārita’; jika dengan vellaka, ‘vellakāpasārita’; jika dengan emas yang bercampur setengah kandungan tembaga (śulbārdhasāra), ‘hemāpasārita’.
Sutra 23
मूकमूषा पूतिकिट्टः करटुकमुखं नाली संदंशो जोङ्गनी सुवर्चिकालवणं तदेव सुवर्णमित्यपसारणमार्गाः ॥ कZ_०२.१४.२३ ॥
“Mūka mūṣā” (krusibel tanpa mulut/lubang), terak kotor berbau busuk, alat “karatuka-mukha” (perangkat ‘bermulut belalai’ dengan saluran keluar tersembunyi), pipa, penjepit/tang, alat seperti sifon, dan garam “suvarcikā”—inilah cara/jalur untuk mengeluarkan (emas) secara gelap sambil tetap menampilkannya sebagai ‘emas itu juga’.
Sutra 24
पूर्वप्रणिहिता वा पिण्डवालुका मूषाभेदादग्निष्ठादुद्ध्रियन्ते ॥ कZ_०२.१४.२४ ॥
Pelet pasir (atau gumpalan pasir) yang telah ditanam sebelumnya diambil kembali dengan memecahkan krusibel atau dengan mengeluarkannya dari tungku/perapian.
Sutra 25
पश्चाद्बन्धने आचितकपत्त्रपरीक्षायां वा रूप्यरूपेण परिवर्तनं विस्रावणम् पिण्डवालुकानां लोहपिण्डवालुकाभिर्वा ॥ कZ_०२.१४.२५ ॥
Kemudian—pada tahap penyegelan/pengikatan atau saat pemeriksaan lembaran logam berlapis—dilakukan penggantian dengan memberi tampilan seperti perak; dan terjadi pengaliran/ kebocoran dengan mengganti pelet pasir dengan pelet besi (atau gumpalan pasir-besi).
Sutra 26
गाढश्चाभ्युद्धार्यश्च पेटकः सम्यूह्यावलेप्यसंघात्येषु क्रियते ॥ कZ_०२.१४.२६ ॥
Dalam pekerjaan menumpuk, melapisi, dan memadatkan (logam), digunakan sebuah kotak yang kuat (tertutup rapat) dan juga sebuah kotak ‘dapat diangkat/ditarik keluar’ (inti dapat dilepas).
Sutra 27
सीसरूपं सुवर्णपत्त्रेणावलिप्तमभ्यन्तरमष्टकेन बद्धं गाढपेटकः ॥ कZ_०२.१४.२७ ॥
‘Kotak rapat’ adalah yang di dalamnya bentuk menyerupai timbal dilapisi daun emas, dan bagian dalamnya diikat dengan pengikatan berbentuk segi delapan (atau delapan bagian).
Sutra 28
स एव पटलसम्पुटेष्वभ्युद्धार्यः ॥ कZ_०२.१४.२८ ॥
Susunan yang sama itu juga dibuat sebagai yang ‘dapat diangkat/ditarik keluar’ di dalam selubung/kemasan berlapis.
Sutra 29
पत्त्रमाश्लिष्टं यमकपत्त्रं वावलेप्येषु क्रियते ॥ कZ_०२.१४.२९ ॥
Pada barang berlapis (dilapisi), lembaran (foil) dipasang sebagai satu lembar yang dilekatkan, atau sebagai lembar ganda/berpasangan (yamakapattra).
Sutra 30
शुल्बं तारं वा गर्भः पत्त्राणां संघात्येषु क्रियते ॥ कZ_०२.१४.३० ॥
Dalam pemadatan berlapis daun/lembaran, inti (‘rahim/core’) dibuat dari tembaga atau kawat.
Sutra 31
शुल्बरूपं सुवर्णपत्त्रसंहतं प्रमृष्टं सुपार्श्वम् तदेव यमकपत्त्रसंहतं प्रमृष्टं ताम्रताररुपं चोत्तरवर्णकः ॥ कZ_०२.१४.३१ ॥
Benda berbentuk tembaga yang dilaminasi dengan daun emas, dipoles, dan sisi-sisinya rapi; demikian pula yang dilaminasi dengan daun ganda dan dipoles; serta bentuk dari kawat tembaga—semuanya disebut ‘uttaravarṇaka’ (berwarna/bermutu lebih tinggi).
Sutra 32
तदुभयं तापनिकषाभ्यां निह्शब्दोल्लेखनाभ्यां वा विद्यात् ॥ कZ_०२.१४.३२ ॥
Keduanya harus dikenali melalui pemanasan dan uji batu uji (touchstone), atau melalui uji pengikisan tanpa bunyi dan penggoresan/ukiran.
Sutra 33
अभ्युद्धार्यं बदराम्ले लवणोदके वा सादयन्ति । इति पेटकः ॥ कZ_०२.१४.३३ ॥
‘Abhyuddhārya’ (komponen yang dapat dipisahkan/unsur pemalsuan) dibuat mengendap dalam larutan asam jujube atau dalam air garam—metode ini disebut peṭaka.
Sutra 34
घने सुषिरे वा रूपे सुवर्णमृन्मालुकाहिङ्गुलुककल्पो वा तप्तोऽवतिष्ठते ॥ कZ_०२.१४.३४ ॥
Dalam bentuk padat (rapat) atau berongga, preparat ‘emas-tanah liat’ atau pasir atau campuran mirip hiṅgula tampak/tersisa ketika dipanaskan.
Sutra 35
दृढवास्तुके वा रूपे वालुकामिश्रं जतु गान्धारपङ्को वा तप्तोऽवतिष्ठते ॥ कZ_०२.१४.३५ ॥
Dalam bentuk berstruktur/tuangan yang kokoh, resin yang dicampur pasir, atau ‘lumpur/pasta Gāndhāra’, tampak/tersisa ketika dipanaskan.
Sutra 36
तयोस्तापनमवध्वंसनं वा शुद्धिः ॥ कZ_०२.१४.३६ ॥
Untuk keduanya (bahan campuran itu), pemurnian adalah dengan pemanasan (untuk memisahkan) atau dengan penghancuran/penghilangan total.
Sutra 37
सपरिभाण्डे वा रूपे लवणमुल्कया कटुशर्करया तप्तमवतिष्ठते ॥ कZ_०२.१४.३७ ॥
Dalam bentuk/tuangan yang memiliki tambahan atau fitting, garam—(atau) alkā/ulkā dan gula yang pedas—tampak/tersisa ketika dipanaskan.
Sutra 38
तस्य क्वाथनं शुद्धिः ॥ कZ_०२.१४.३८ ॥
Untuk itu, pemurnian adalah dengan merebus.
Sutra 39
अभ्रपटलमष्टकेन द्विगुणवास्तुके वा रूपे बध्यते ॥ कZ_०२.१४.३९ ॥
Lembaran mika diikat/dikemas sebagai satuan ‘aṣṭaka’, atau dalam bentuk berstruktur ganda.
Sutra 40
तस्यापिहितकाचकस्योदके निमज्जत एकदेशः सीदति पटलान्तरेषु वा सूच्या भिद्यते ॥ ॥
Untuk benda/paket yang disegel dengan penutup kaca itu: ketika dicelupkan ke air, satu bagiannya tenggelam; atau di antara lapisan-lapisannya ditusuk dengan jarum (sebagai uji).
Sutra 41
मणयो रूप्यं सुवर्णं वा घनसुषिराणां पिङ्कः ॥ कZ_०२.१४.४१ ॥
Permata, perak, atau emas—baik padat maupun berongga—tergolong kategori yang disebut piṅka.
Sutra 42
तस्य तापनमवध्वंसनं वा शुद्धिः । इति पिङ्कः ॥ कZ_०२.१४.४२ ॥
Untuk barang golongan piṅka itu, pemurnian dilakukan dengan pemanasan atau dengan pemusnahan/penghilangan sepenuhnya—demikianlah (ketentuan) piṅka.
Sutra 43
तस्माद्वज्रमणिमुक्ताप्रवालरूपाणां जातिरूपवर्णप्रमाणपुद्गललक्षणान्युपलभेत ॥ कZ_०२.१४.४३ ॥
Karena itu, hendaknya—melalui pemeriksaan langsung—ditentukan golongan, bentuk, warna, ukuran, substansi-bahan, dan tanda-tanda pembeda dari intan, permata, mutiara, karang, dan barang berharga sejenisnya.
Sutra 44
कृतभाण्डपरीक्षायां पुराणभाण्डप्रतिसंस्कारे वा चत्वारो हरणोपायाः परिकुट्टनमवच्छेदनमुल्लेखनं परिमर्दनं वा ॥ कZ_०२.१४.४४ ॥
Dalam pemeriksaan barang jadi atau dalam perbaikan/pembaruan barang lama, ada empat cara pencurian: mengelupas/menyisip (parikuṭṭana), memotong dan mengeluarkan (avacchedana), mengerik (ullekhana), dan menggosok hingga aus/terkikis (parimardana).
Sutra 45
पेटकापदेशेन पृषतं गुणं पिटकां वा यत्परिशातयन्ति तत्परिकुट्टनम् ॥ कZ_०२.१४.४५ ॥
Bila dengan dalih ‘kotak/kemasan’ mereka mengelupas sedikit bagian—entah seutas benang/serat, sepotong, atau satu unit—itu disebut parikuṭṭana (chipping).
Sutra 46
यद्द्विगुणवास्तुकानां वा रूपे सीसरूपं प्रक्षिप्याभ्यन्तरमवच्छिन्दन्ति तदवच्छेदनम् ॥ कZ_०२.१४.४६ ॥
Bila pada barang (termasuk yang berlapis/komposit) mereka menyisipkan pengganti mirip timbal pada bentuk luarnya lalu memotong dan mengeluarkan bahan bagian dalam, itu disebut avacchedana (cutting-out).
Sutra 47
यद्घनानां तीक्ष्णेनोल्लिखन्ति तदुल्लेखनम् ॥ कZ_०२.१४.४७ ॥
Bila mereka mengerik barang yang padat dengan alat tajam untuk menghilangkan bahan, itu disebut ullekhana (scraping).
Sutra 48
हरितालमनःशिलाहिङ्गुलुकचूर्णानामन्यतमेन कुरुविन्दचूर्णेन वा वस्त्रं सम्यूह्य यत्परिमृद्नन्ति तत्परिमर्दनम् ॥ कZ_०२.१४.४८ ॥
Dengan melumuri kain memakai salah satu bubuk seperti orpiment (haritāla), realgar (manaḥśilā), cinnabar (hiṅgula), atau bubuk kuruvinda, lalu menggosok suatu barang hingga bahannya aus/terkikis—itulah parimardana (rubbing-away).
Sutra 49
तेन सौवर्णराजतानि भाण्डानि क्षीयन्ते न चैषां किंचिदवरुग्णं भवति ॥ कZ_०२.१४.४९ ॥
Dengan penggosokan itu, bejana emas dan perak berkurang dari segi bahan, namun tidak tampak kerusakan atau pecah pada permukaannya.
Sutra 50
भग्नखण्डघृष्टानां सम्यूह्यानां सदृशेनानुमानं कुर्यात् ॥ कZ_०२.१४.५० ॥
Untuk barang yang pecah, terkelupas/tercuil, terkikis, serta barang yang digabungkan, taksirlah jumlah/nilainya dengan membandingkannya pada contoh standar yang sejenis.
Sutra 51
अवलेप्यानां यावदुत्पाटितं तावदुत्पाट्यानुमानं कुर्यात् ॥ कZ_०२.१४.५१ ॥
Untuk barang yang berlapis/bersepuh, taksirlah kehilangan sesuai dengan seberapa banyak lapisannya yang terkelupas.
Sutra 52
विरूपाणां वा तापनमुदकपेषणं च बहुशः कुर्यात् ॥ कZ_०२.१४.५२ ॥
Untuk barang yang bentuknya tidak wajar (mencurigakan/cacat), lakukan berulang kali pengujian seperti pemanasan dan penggerusan dalam air.
Sutra 53
अवक्षेपः प्रतिमानमग्निर्गण्डिका भण्डिकाधिकरणी पिञ्छः सूत्रं चेल्लं बोल्लनं शिर उत्सङ्गो मक्षिका स्वकायेक्षा दृतिरुदकशरावमग्निष्ठमिति काचं विद्यात् ॥ कZ_०२.१४.५३ ॥
Sebagai tanda/ujian untuk mengenali kaca (kāca) yang cacat, ia harus mengetahui hal-hal berikut: pengendapan (avakṣepa), tidak memenuhi ukuran/berat standar (pratimāna), reaksi pada uji api (agni), adanya benjolan/gumpalan (gaṇḍikā), kerapuhan/pecah-pecah (bhaṇḍikā), kerusakan pada bagian tumpuan/tepi (adhikaraṇī), guratan seperti bulu (piñcha), garis seperti benang (sūtra), selaput seperti kain (cella), gelembung/tonjolan (bollana), tonjolan seperti kepala (śira), melendut/terkulai (utsaṅga), bintik seperti lalat (makṣikā), pemeriksaan visual sendiri (svakāyekṣā), melepuh/mengelupas seperti kulit (dṛti), uji mangkuk air (udakaśarāva), dan sisa/terak setelah dibakar (agniṣṭha)—demikianlah kaca dikenali.
Sutra 54
राजतानां विस्रं मलग्राहि परुषं प्रस्तीनं विवर्णं वा दुष्टमिति विद्यात् ॥ कZ_०२.१४.५४ ॥
Perak harus dikenali sebagai cacat bila berbau busuk, mudah menangkap/menahan kotoran, terasa kasar, terlalu mengeras/rapuh, atau berubah warna.
Sutra 55
परीक्षेतात्ययं चैषां यथोद्दिष्टं प्रकल्पयेत् ॥ कZ_०२.१४.५५च्द् ॥
Ia harus memeriksa penyusutan/kerugian pada barang-barang ini dan menilainya sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Stable trust in precious-metal workmanship and deposits, reduced fraud in weights/alloys, predictable delivery of commissioned work, and stronger monetary-fiscal reliability—thereby protecting household wealth and reinforcing the Kośa that funds security and public administration.
For wrong performance: wage forfeiture plus a fine double the wage; for delay: one-quarter wage reduction plus double fine; for debasement/short-weighting and fraud in weights/measures or finished goods: graded sāhasa-daṇḍas up to the highest for tool-based deception; for unauthorized/hidden manufacture: 12 paṇa fine (double for the doer if absconding), routing non-absconders to kaṇṭakaśodhana; severe cases include 200 fine or coin-clipping (paṇacchedana).