अमित्राद्वा सत्त्री भेदयेदेनं अयं त्वा योगपुरुषं मन्यमानो भर्तर्येव विक्रमयिष्यति अवाप्तार्थो दण्डचारिणममित्राटविकेषु कृच्छ्रे वा प्रयासे योक्ष्यति विपुत्रदारमन्ते वा वासयिष्यति ॥ कZ_०९.३.२६ ॥
amitrād vā sattrī bhedayed enaṃ: ayaṃ tvā yogapuruṣaṃ manyamāno bhartary eva vikramayiṣyati; avāptārtho daṇḍacāriṇam amitrāṭavikeṣu kṛcchre vā prayāse yokṣyati, viputradāram ante vā vāsayiṣyati
Atau seorang agen (sattrī) harus memecahkannya dari pihak musuh dengan mengatakan: ‘Karena mengira engkau seorang yogapuruṣa (operator rahasia), ia akan memaksamu bertindak justru melawan tuanmu sendiri. Setelah tujuannya tercapai, ia akan menempatkanmu—sebagai alat pemaksaan—di tengah hutan musuh atau pada tugas-tugas yang keras dan melelahkan; dan pada akhirnya ia akan membiarkanmu menetap dalam kehancuran, tanpa anak dan istri.’
Use a trusted covert messenger to reframe the enemy as exploitative—someone who will use the person against their own side and discard them after extracting value.
To make defection appear materially and socially catastrophic (dangerous assignments, loss of family standing), increasing loyalty through negative incentive.