Adhyaya 357
VyakaranaAdhyaya 3570

Adhyaya 357

Tिङ्विभक्तिसिद्धरूपम् (Established Forms of Tiṅ-Inflections)

Bab ini beralih menjadi ringkasan manual vyākaraṇa tentang akhiran tiṅ (terminasi persona pada verba) serta pemakaiannya dalam bhāva (tindakan/keadaan impersonal), karma (orientasi objek/pasif), dan kartṛ (orientasi pelaku/aktif). Mula-mula disebut adanya keterputusan teks terkait bahan uṇādi sebelumnya, lalu diuraikan lakāra beserta ranah maknanya: laṭ untuk kini, liṅ untuk anjuran/optatif dan doa berkat, loṭ untuk perintah dan pemberkatan, laṅ untuk lampau jauh, luṅ dan liṭ untuk lampau (liṭ menekankan makna tidak terlihat/tersirat), serta luṭ/ḷṅ untuk masa depan. Selanjutnya dipaparkan akhiran-akhiran persona dan perbedaan parasmaipada/ātmanepada, dengan paradigma dari akar bhū (“menjadi/ada”) dan edh (“berkembang/menyala”), disertai kelompok dhātu lain dan catatan vikaraṇa. Pada akhir bab ditunjukkan bentuk turunan—desideratif (san), kausatif (ṇic), frekuentatif (yaṅ), dan yaṅ-luk—dihubungkan dengan contoh pemakaian serta ilustrasi model “rūpaka”.

Shlokas

No shlokas available for this adhyaya yet.

Frequently Asked Questions

The mapping of lakāras to time/meaning (present, past, future, injunction, benediction, conditional) along with tiṅ-ending paradigms across persons and voices, illustrated via bhū/edh and related dhātu examples plus san–ṇic–yaṅ derivations.

By safeguarding linguistic precision for mantra and śāstra, it supports correct ritual speech and disciplined study; this technical clarity is framed as Agneya Vidya—worldly mastery (bhukti) placed in service of dharma and inner purification toward mukti.